This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, July 16, 2011

Khitan Massal FK UNPAD di LPMP Jawa Barat

Alhamdulillah, pekan lalu tepatnya hari ahad tanggal 3 Juli 2011 kami, Tim Medis Asy-syifaa’, membantu melaksanakan khitan massal di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat yang berlokasi di Batujajar. Acara ini diadakan oleh beberapa dokter dari FKUNPAD. Selain diadakan khitan massal, juga diadakan pemeriksaan gratis (dan pemeriksaan USG) bagi ibu hamil serta penyuluhan, tetapi kami hanya membantu melaksanakan khitan massal saja.
Peserta yang mengikuti khitan massal ini sebanyak 33 orang anak berusia berkisar 2-8 tahun. Ekspresi peserta khitan sangat beragam, ada yang menangis di awal tapi setelah melihat sendiri “proses”-nya ia langsung berhenti menangis dan memperhatikan dengan seksama.
Ada juga peserta yang tak henti-hentinya menangis dari awal masuk hingga selesai “proses” khitannya.
Tapi ada juga yang merasa senang karena mendapatkan hadiah setelah dikhitan.
Banyak dokter, ko-as, dan mahasiswa FK UNPAD yang terlibat dalam acara yang sangat meriah ini. Dan kebahagiaan ini tidak hanya diperoleh para peserta khitan, tapi juga kami sebagai mahasiswa FK UNPAD yang diberi kesempatan untuk belajar dan praktek khitan lebih awal daripada mahasiswa kedokteran lainnya. Itulah yang menjadi kebahagiaan kami dan mudah-mudahan ini menjadi motivasi mahasiswa FK UNPAD lainnya untuk ikut kegiatan kami (hehe... promosi^^).

Kami banyak mengambil pelajaran dari kegiatan ini, dan ternyata tidak semua dari kami bisa langung membantu dokter melakukan khitan. Dalam pelaksanaannya kami berbagi tugas dan peran. Ada yang bertugas sebagai abah (kepanjangan dari Alat & Bahan), tugasnya adalah mempersiapkan alat dan bahan, steril dan nonsteril, yang akan digunakan dalam melaksanakan khitan. Hikmah yang bisa diambil dari pekerjaan yang sangat mulia sebagai abah adalah kami menjadi tahu alat dan bahan apa saja yang harus ada dalam khitan, bagaimana proses sterilisasi alat dan bahan dan cara menggunakan sterilisator, dan bagaiamana cara membersihkan alat dan bahan setelah digunakan, dan juga mengetahui komposisi cairan desinfektan yang digunakan.

Selain itu, ada yang bertugas menyiapakan obat-obatan. Ada yang unik dalam menjalankan tugas ini yaitu menghitung dosis. Kenapa unik? Karena kami, sebagai mahasiswa kedokteran sangat jarang sekali untuk hitung-menghitung sedangkan ketika ditugaskan menyiapkan obat-obatan kita harus mengetahui terlebih dahulu dosis obat (yang biasanya takarannya per kg berat badan), kemudian kami harus mengetahui berat badan pasien yang selanjutnya dihitung sehingga menjadi dosis yang tepat buat pasien. Untuk lebih memudahkan menjalankan tugas ini, akhirnya kami membuat tabel takaran obat sesuai rentang berat badan.
Di awal, sebelum dikhitan, pasien diperiksa terlebih dahulu untuk mengecek pasien tidak memiliki kontraindikasi yang menyebabkan pasien tidak bisa dikhitan, misalnya ada kelainan kongenital, pendarahan yang tidak bisa berhenti, dan lain-lain. Jika ternyata pasien tidak memiliki kontraindikasi maka pasien bisa dikhitan, alhmadulillah, semua pasien yang diperiksa tidak memiliki kontraindikasi. Karena dokter yang melakukan pemeriksaan hanya ada satu orang, akhirnya, salah satu perssonil TMA ada yang diminta untuk membantu melakukan pemeriksaan.
Selanjutnya, beberapa dari TMA dari awal bertugas untuk membantu dokter untuk melakukan khitan. Senangnya^^. Tim yang melakukan khitan berjumlah tiga orang terdiri dari operator, asisten, dan omlup. Operator merupakan orang yang menjadi “pelaku utama khitan” yang bertanggungjawab dalam “proses khitan”. Asisten membantu operator dalam melakukan khitan dan dia harus steril. Sedangkan omlup adalah petugas nonsteril yang bertugas menyiapkan peralatan dan bahan-bahan di awal, memperhatikan dengan seksama proses khitan, dan melakukan pencatatan dokumentasi.

Dalam pelaksanaannya kami bertukar peran. Setiap dari kami harus memaminkan semua peran, menjadi abah, omlup, asisten, bahkan beberapa dari kami ada yang diberi kesempatan menjadi operator^^.
Oh ya, ada tambahan personil, selain dokter-dokter dan anggota TMA, juga terdapat beberapa mahasiswa tingkat pertama yang ikut serta membantu proses kegiatannya ini. Senangnya, baru tingkat satu sudah terlibat dalam kegiatan yang langka ini. Semoga mereka semakin termotivasi untuk ikut TMA^^.

Alhamdulillah kegiatannya pun berakhir jam 13.30, selanjutnya kami sholat dan makan bersama, serta foto bersama^^ pada pukul 15.00 sebelum kami bertolak dari Batujajar ke Eyckman dan Kampus Jatinangor.
Salam TMA
Wina Anggraeni
(Pemimpin Proyek Khitan 3 Juli 2011)

Thursday, July 7, 2011

Penyuluhan "Terimakasih Cisitu"

Yap, satu lagi kegiatan TMA di penghujung semester genap ini. Di proyek yang satu ini, TMA bekerjasama dengan Alumni Elektro ITB angkatan 1999 dan Keluarga Asrama Mahasiswa Bumi Ganesha ITB. Acara bakti sosial yang bertajuk “Terimakasih Cisitu” ini merupakan kegiatan khitanan massal. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk pengabdian Alumni Elektro ITB angkatan 1999 kepada masyarakat daerah Cisitu, sebagai wujud terimakasih mereka selama menjadi mahasiswa.

Bukan balai pengobatan atau bantuan medis kali ini, tapi pemberian penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Bahaya Rokok kepada peserta khitan dan orang tua pengantarnya. Mengapa PHBS yang diangkat? Karena penyuluhan ini dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan -yang sebenarnya- jauh lebih baik dari pengobatan. Ya, mencegah lebih baik daripada mengobati. Poin itulah yang ingin kami sampaikan pada kegiatan penyuluhan kali ini. Lalu mengapa mengusung tema khusus tentang rokok? Karena –menurut sumber terpercaya^^- masyarakat di daerah sana masih banyak yang merokok. Diharapkan, dengan penyuluhan ini dapat mengingatkan kembali masyarakat akan bahaya rokok terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan ini berlagsung pada hari Senin, 4 Juli 2011. Khitanan massal yang melibatkan kurang lebih 32 orang anak ini dilaksanakan di Seno Medika Klinik, Cicadas, Bandung. Disana pula lah tempat dilaksanakannya penyuluhan yang berdurasi kurang lebih 30 menit itu, oleh kami: Andi Kusnawan, Putri Dwi Permata dan Indri Nurul Badriyah. Sambil menunggu gilirannya untuk dikhitan, anak-anak dan orangtuanya berkumpul untuk menyaksikan kegiatan penyuluhan ini. Selain memberikan penyuluhan, kami juga mengadakan pemeriksaan tekanan darah bagi para orangtua (dan juga panitia) yang ingin mengecek tekanan darahnya.

Keseluruhan kegiatan ini dimulai pada pukul 12.30 dan berakhir pada pukul 15.30. Banyak sekali hal yang menarik pada kegiatan ini. Sebelum acara intinya, yaitu khitan, peserta khitan juga di arak keliling Cisitu, bernyanyi dan berjoget bersama di halaman asrama BG ITB. Kemudian, sesaat setelah khitan selesai pun, para mahasiswa dari asrama BG ITB mempersembahkan beberapa penampilan seperti tarian tradisional dan karaoke bersama. Dan terakhir ada games untuk peserta khitan , juga sesi foto bersama. Keseluruhan acara berjalan dengan lancar. Suasananya sangat menyenangkan. Semua senang, termasuk para peserta khitan yang -sepengamatan kami- tidak ada yang menangis sama sekali! Alhamdulillah..

Dan, seperti yang disampaikan oleh panitia kepada para peserta khitan: ‘Selamat menempuh bentuk baru..’. Ya, ini berlaku juga untuk kami. Banyak pelajaran yang bisa kami diambil dari proyek ini, semoga bisa ‘membentuk’ kami yang lebih baik dalam memberikan yang terbaik dalam setiap proyek TMA. Insya Allah..


Salam TMA, Bangkit!!