This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, November 12, 2012

Ketua TMA 2012-2013

Kemarin, 11 November 2012 telah diadakan Musyawarah Besar dalam rangka menentukan Ketua TMA selanjutnya.

Musyawarah dimulai pukul 10.00 WIB dengan presentasi dan tanya jawab dari ketiga calon diatas. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi dari para anggota untuk memilih siapakah diantara 3 calon tersebut yang paling layak dan pantas dengan segala kelebihan dan kekurangannya menjadi ketua TMA selanjutnya.

Musyawarah selesai pukul 17.30 WIB. Alhamdulillah, terpilih FAJAR FAISAL PUTRA untuk melanjutkan kepemimpinan TMA yang sebelumnya dipegang oleh Andi Kusnawan.


Selamat kepada Fajar, semoga amanah :)

Friday, October 5, 2012

Khitanan Masal Gema Kosgoro Bandung







Bismillahirrahmanirrahim J
24 Juni 2012, hari yang menegangkan bagi beberapa orang dan sangat menentukan, bukan karena hari ini mereka melangsungkan akad pernikahan, tapi hari itu adalah hari bagi 11 orang anak laki-laki kecil yang akan “membersihkan” bagian dirinya dengan cara dikhitan.
Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu

ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku" (H.R. Bukhari Muslim).
Khitanan masal kali ini kami lakukan atas permintaan kerjasama dari Gerakan Mahasiswa Kosgoro Bandung di STKS (Dago) Bandung. Dalam proyek ini turunlah 5 orang dokter, 10 orang dokter muda, dan 3 orang mahasiswa S1 FK Unpad yang semuanya tergabung dalam Tim Medis Asy-syifaa. Briefing awal telah dilakukan 1 hari sebelum pelaksanaan khitan untuk meng-cross check semua persiapan. Pembagian tugas dan briefing dilakukan lagi di pagi harinya di bawah supervisi dari supervisor kita kang Hendro Kasmanto. J Setelah semuanya siap, kita tinggal menunggu pembukaan acara yang resmi dibuka oleh Walikota (atau yang mewakili) Kota Bandung.
Apa saja yang dilakukan saat khitanan masal???
1.       Khitan atau pemotongan kulit (prepucium-red) dari alat kelamin laki-laki hanya akan dilakukan apabila tidak ada kontraindikasinya (kelainan congenital letak lubang kencing, kelainan darah –red), oleh karena itu yang pertama kita lakukan adalah check up. Check up ini dapat dilakukan di hari yang berbeda sebelum khitanan masal dilakukan, namun pada khitanan masal kali ini check up dilakukan beberapa jam sebelum khitan dilakukan (sebelum pembukaan). Informasi seperti data umum, berat badan, riwayat penyakit, dan hasil pemeriksaan alat kelamin pada anak yang di khitan ditulis dan dikumpulkan dalam medical record yang telah disiapkan. Ini dia dokumentasinya J

2.       Peralatan siap, tim khitan siap, anak-anak siap, orang tua siap. Saatnya khitaaaaaaaaaaaaaann! J

Satu tim khitan terdiri dari operator, asisten 1 dan asisten 2 (omlop) ditemani dengan alat-alat khitan dan hadiah dari panitia untuk anaknya nanti (sarung). Operator berarti orang yang melakukan prosedur khitan. Asisten 1 berarti orang yang membantu operator dalam melakukan prosedur khitan, asisten 1 bergabung dengan operator dalam kondisi yang steril dan mempunyai pemikiran yang lebih cepat 1 langkah daripada operator (hint!) J Sedangkan asisten 2 merupakan perantara antara area non-steril dan steril.
Prosedur khitan dilakukan dari awal tindakan aseptik-antiseptik, anestesi, pembebasan kulit, pengguntingan, penjahitan, dan terakhir pemberian salep antibiotik. Dokumentasi prosedur selalu ditulis di atas lembar medical record oleh asisten. Banyak tangisan, tapi banyak juga doa – doa dari para orang tua yang senantiasa ikut melancarkan proses khitanan ini. Sikap baik para tim khitan pada anak-anak juga dapat mengurangi rasa takut anak-anak pada alat-alat khitan di sekelilingnya, bahkan untuk beberapa anak yang “agak” rewel kami buatkan balon dari sarung tangan, alhasil si anak pun tertawa :D





3.       Setelah selesai di khitan, setiap anak akan diberikan obat yang dosisnya telah dihitung, ini dia tim penjaga obat kita yang sedang menghitung, menulis dan mempersiapkan obat untuk diberikan kepada anak-anak .J
Sambil diberikan obat, diberikan juga edukasi bagi orang tua anak yang dikhitan untuk perawatan post-khitan, yaitu jangan dulu kena air alat kelaminnya, bagaimana caranya untuk membersihkannya setelah buang air kecil, jangan melakukan penetesan ke alat kelamin (seperti ditetesi minyak, klorofil, dll), banyak makan yang bergizi terutama yang mengandung protein, habiskan obat antibiotiknya, jadwal untuk follow up, dll. Baru setelah orang tuanya mengerti, mereka boleh turun ke bawah untuk menunggu sekitar 1 jam observasi dan boleh pulang.
4.       Prosedur selesai, TARAAAAAAAAAAAA ini dia senyum-senyum dari wajah tim khitan, panitia, orang tua dan anak yang sudah berhasil di khitan :D
5.       Ups, setelah selesai khitan, tim khitan jangan pulang dulu, harus beres-beres duyuuuu~

Alhamdulillah, rangkaian khitan di tanggal 24 Juni 2012 kemarin selesai dengan lancar, hasi follow up di tanggal 27 Juni 2012 di Kelurahan Dago juga lancar J.
Kekurangan, saran dan kritik biarlah menjadi bahan evaluasi yang sangat sangat dianjurkan untuk diperhatikan untuk khitan di kemudian hari. Akhir kata..... “sungguh, yang dibutuhkan di sini adalah ilmu yang kuat, aplikasi yang hebat, niat dan tekad yang bulat serta ketulusan hati yang mengikatkan hati kita kepada sebuah pengabdian J
Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama kepada pihak Gema Kosgoro, semoga kerjasama kita dapat berlanjut ke depannya.
Wasalam. 

Wednesday, July 18, 2012

Pengumuman Kelulusan TMA V

Assalamualaikum Wr Wb.
Bismillahirahmanirrahim
Berikut adalah nama-nama peserta pendas TMA V yang lulus

Ikhwan
1Abdullah Ichsan
2Achmad Faisal Jundi
3Andre Nugraha Nurman
4Dessin Drawin
5Dhiya Ihsan Ramadhan
6Dudi Sobarudin
7Enggar Adi Nugroho
8FM. Dicky Fitraendi
9Hafdzi Maulana
10Helmi Aries Stiawan
11Juan Achmad Yudistira
12Leo Chandra
13Mahdy Alief Adhiguna
14Michael Aditya .L
15Muhamad Ridwan Dwi Putra
16Muhammad Salman Zenga
17Muhammad Zulfikar Azhar
18Mukhsin Kurnia
19Rafli Nur Febri
20Rangga Kusuma Wardana
21Renzavaldy Rusly
22Ricky Anguda
23Saifan Abdurrohman

Akhwat
1Adlina Asfara
2Afini Tiara Resi
3Aisyah Riseta Aini Hendrana
4Annisa Jihan
5Annisa Lidra Maribeth
6Annisa Rahayu
7Ausi Indriani
8Cindy Regina Putri
9Debbi Yuniserani
10Dhita Dewi Alviane
11Dyah Ismiranty
12Egie Rahmalaelani
13Elsye Purnamawati
14Fani Fatrya Nafisah
15Hanifah
16Hasna Diyani Salamah
17Irma Suwandi Sadikin
18Mia Kurniawati
19Monika Hasna Ramadhan
20Nadhira Permata Hakiki
21Nenden Shinta Mardiana
22Nirtya Perwitasari
23Nur Mala
24Nurul Uyun
25Rabiatul Adawiyah
26Rahmia Lenisa
27Raisha Pratiwi Indrawati
28Ressa Novita Afandi
29Sheila Selvina
30Silvia Hardiyanti
31Susany Fitri Handayani
32Yasmin Amatullah

Selamat bagi teman-teman yang berhasil melewati seluruh rangkaian pendidikan dasar TMA V dan lulus. Semoga kelulusan ini barakah bagi kita semua.
Tetap semangat, perjalanan kita masih panjang, ladang amal dan peluang belajar insya Allah terbuka lebar.
Untuk yang belum berkesempatan kali ini tetap semangat tetap berjuang.
Terimakasih
Wassalamualaikum Wr Wb.

Wednesday, March 21, 2012

Balai Pengobatan Alumni Elektro ITB Tahun 1999

PREFACE
Latar belakang client kita adalah anak elektro ITB yang konon katanya angkatan 99 yang setelah lulus membuat suatu perusahaan yang dikelola oleh angkatannya. Ranah bidang kinerjanya ada tiga yang aku inget, nyaeta: beasiswa, santunan dan pengabdian untuk kesehatan masyarakat (punten kalo salah minta koreksi nyak!!!). so, dalam hal ini, kita masuk kepada salah satu bidang kelolaannya berupa pengabdian untuk kesehatan masyarakat.
 
Pendahuluan
Sesuai dengan prosedur yang tersedia di blog, jika ingin menggunakan jasa TMA maka kita harus melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan client di tempat yang telah disetujui oleh kedua pihak. Tempat pertemuan kali ini adalah di Pizza Hut Dago Plaza. Kemudian dilanjutkan dengan perbincangan hangat dan kenyang karena ditemani dengan sajian pizza ukuran besar dan minuman coffee chocolate yang hangat. Singkat cerita, tokoh dari lembaga ikatan alumni elektro  tersebut adalah pa Ilham, Ir. Beliau sempat bertanya tentang apa itu TMA? Siapa saja yang bertugas didalamnya? Kemampuannya apa saja? Patut dimaklumi bahwasanya TMA masih belum go internasional oleh karena itu diperlukan sosialisasi lebih untuk hal ini. Setelah sayamenceritakan bahwa ranah kerja TMA itu adalah penyuluhan, balai pengobatan, bantuan medis dan khitan, maka pa Ilham, ir. Meminta kami untuk mengadakan balai pengobatan dan penyuluhan tentang pola hidup bersih sehat untuk warga masyarakat di sekitar asrama bumi ganesha Bandung. Namun setelah pertemuan hari itu, pa Ilham,ir. Melimpahkan kewenangan tertinggi kepada saudara Yoga yang notabenenya anak elektro ITB angkatan 2010 yang tinggal diasrama tersebut dengan sejawat-sejawatnya. Kemudian untuk selanjutnya pinpro dan yoga melakukan komunikasi jarak panjang dengan SMS (short message service) yang disediakan oleh salah satu provider kartu pulsa prabayar... (ga disebutin soalnya kita ga dibayar hehehe)
Setelah itu, kita berlanjut ke tahap berikutnya berupa membuat surat MOU (master of undestanding) yang berisikan pihak pertama dan pihak kedua, jenis permintaan client, tempat pelaksanaan acara, target pasien, jumlah dokter yang diinginkan dan persetujuan pembayaran yang dilanjutkan dengan tanda tangan bermaterai hitam diatas putih yang menunjukan bahwa TMA itu PROFESIONAL. Selanjutnya adalah penjelasan mengenai alur penerimaan pasien untuk balai pengobatan dan pembagian komposisi panitia baik itu dari pihak client dan pihak TMA.


Pelaksanaan
Kita melakukan pemberangkatan dengan 2 kendaraan yaitu yang dikendarai oleh Indri Nurul Hayyi 2010 dan abah andi yaitu driver klinik asyifaa’ mariuk yang telah teruji kehandalannya dalam berkendara dan ramah lingkungan. Kita melakukan perjanjian untuk kumpul di gedung A6 FK jam 6.30 WIB. Namun sayang sangat disayang karena di klinik ada pasien 5 orang. Sesuai dengan sumpah dokter bahwasanya pasien harus diutamakan maka hal itu tidak bisa kami abaikan jadi kita tangani pasien terlebih dahulu. Kemudian pemberangkatan dokter dari klinik terjadi pada saat hujan rintik rintik pukul 7.00 WIB. Dan langsung menuju sasaran gedung A6 FK UNPAD yang disana telah menunggu saudara tri karyadi dkk yang telah siap di mobil dengan pembendaharaan berupa obat-obatan yang telah disiapkan oleh saudari dini Q 2010. And this is it!! Let’s go yaman!!!
Kita melakukan pemberangkatan dari jatinangor pukul 7:30 WIB. Namun ada permasalahan yaitu karena dijalan macet sangat maka kami terhambat di gerbang tol pasteur untungnya ada saudara sayyid Hakam dan Suwanda yang telah tiba di TKP terlebih dahulu. Jadi, aku mengamanahkan kepada kedua sejawat tersebut untuk mengambil alih dalam tata ruang tempat pelaksanaan dan menyiapkan untuk materi penyuluhan. Namun, manusia emang gudangnya khilaf!! Kita baru bisa mulai balai pengobatan pada pukul 9.15 WIB setelah diawali dengan pembagian tugas dan kesepakan untuk pertukaran tempat dengan waktu yang telah disepakati.




And let’s Rock!!!!! Berikut merupakan pembagian tugasnya: karena malam harinya saya baru menonton pertandingan sepak bola dengan pola penyerangan maka kami menggunakan fomasi 4-4-3 yaitu 4 orang di vital sign, 4 orang di pemeriksaan dengan dokter dan 3 orang di depo obat. Dimulailah balai pengobatan dengan tilawah al-Qur’an yang artinya: sebaik-baiknya umat adalah manusia yang berguna bagi umatnya. Semoga dengan diawal dengan tilawah, balai pengobatan ini diberikan kelancaran dan tidak diberikan hambatan yang signifikan (lho kok kaya PEMILU UNPAD aja ya??? Ga ngerti lagi!!!)


Setelah diawali dengan tilawah, selanjutnya dilakukan dengan penyuluhan tentang hipertensi gara-gara slide PHBSnya lupa aku bawa. Tapi alhamdulilah penyuluhan selesai. Kemudian pasien pertamapun dipanggil oleh panitia ITB. Oia, dokter yang bertugas pada hari itu adalah geri,dr. (FKUNPAD 2002), Fani,dr. (FK UNJANI), Rizki, dr. (FK UNISBA) dan dokter muda, Ditia,dr. dan rengrengan.
Dari estimasi pasien yang 150 ternyata, pasien yang datang berobat hanya 119 pasien dari masyarakat sekitar yang datang.
Prevalensi kejadian penyakit yang telah dikatergorikan berdasarkan kriteria include dan exclude maka hipertensi merupakan penyakit terbanyak di daerah cisitu lama tersebut. Faktor predisposisinya bisa berupa pola hidup yang kurang baik dan asupan garam yang melebihi kadar normal. Selain itu, kami juga mendapatkan pasien yang memiliki benjolan pada bagian perut kanan atas yang harus diberikan tindakan lebih lanjut dan diluar kemampuan kami dan peralatan yang terbatas kami berikan surat rujukan TMA yang ditujukan kepada instansi kesehatan daerah yang berwenang. Tapi after all, mission complete!!!

Penutup
Telah usai balai pengobatan kita tutup dengan prosesi maem maem dengan nasi kotak dan burjo atau borju (bubur kacang ijo) itulah sebutan untuk makanan ini oleh mahasiswa ITB. Oia, sebelum makan kita sholat dzuhur terlebih dahulu karena sholat adalah tiangnya agama, ga lucukan kalo makan adalah tiangnya agama!! (--__--“). Setelah makan, kita lanjutan dengan evaluasi kegiatan yang diberikan oleh kedua belah pihak. Semoga untuk proyek-proyek selanjutnya kita bisa lebih profesional dan lebih lebih lebih dunya akherat. Wish, TMA berjaya di dunia dan akhirat dan bisa jadi tim medis terbaik.

Balai Pengobatan, Penyuluhan PHBS dan Sadar Dini TBC

PERSIAPAN
11 Februari 2012, TMA bekerja sama dengan K-ped dan beberapa mahasiswa UIN SGD yang sedang KKN di Pangalengan untuk mengadakan bakti sosial ditempat KKN mereka. Acara bakti sosial yang kita laksanakan meliputi balai pengobatan (BP) dan penyuluhan tentang pola hidup bersih sehat (PHBS) serta sadar dini TBC. 
Awalnya pihak K-ped menghubungi TMA sekitar 1 minggu sebelum kegiatan berlangsung. Dan selama itu pula pihak TMA dan K-ped selalu menjalin komunikasi yang harmonis demi berjalan baiknya acara baksos Pangalengan kelak. Saya sendiri selaku pinpro + Humas TMA proyek ini selalu berkomunikasi dengan Kang Ma’mun (ketua umum K-ped) untuk mendiskusikan flow acara baksos kelak. Dan didapat kesimpulan, bahwasannya TMA hanya berlaku sebagai Tim Kesehatan atau Tim pelaksana yang nantinya akan berperan secara langsung untuk BP dan penyuluhan kepada warga Pangalengan.
Tidak seperti proyek TMA pada umumnya, pada kesempatan kali ini TMA tidak perlu menyiapkan logistik proyek, karena semuanya telah disiapkan oleh pihak K-ped. Kontan saja hal ini membuat lega Zufron (ketum Logistik TMA, fk09), kata beliau,”syukurlah kalau logistiknya sudah tersedia, soalnya ini lagi banyak kerjaan yang lainnya”.
Setelah urusan dengan pihak K-ped tuntas, saya menginstruksikan pihak Humas TMA untuk segera menentukan kelompok TMA mana yang dimandatkan untuk turun proyek ini. Dan setelah terpilih kelompoknya, sayapun langsung memimpin briefing perdana proyek ini, dan alhamdulilah kita mendapatkan susunan kelompok yang ideal (seperti yang tersebut di atas).

KEBERANGKATAN
TMA berangkat jumat malem, karena kegiatan baksosnya akan dilaksanakan pada pagi harinya. Personil TMA pun berkumpul di Sekre sejak pukul 6 p.m. karena untuk membiasakan sikap disiplin yang diterapkan oleh batang tubuh TMA. Setelah kita solat Isya dan Magrib serta briefing asyik, kita pun berangkat menuju Pangalengan dengan angkot gembira. Angkot ini ada sedikit keterlambatan dikarenakan Sang angkot harus menjemput kakak co ass di RSHS terlebih dahulu.
OkyehhhhH perjalananpun dimulai dengan canda tawa, dan perasaan gegap gempita bahagia karena kita TMA akan segera mengaplikasikan ilmu yang didapat selama menjadi anggota TMA.
Ditengah perjalanan panjang yang gelap gulita dan berkelok-kelok hebat tak tentu arah. Salah satu kakak kita tercinta “Teh Sarah” mengalami vomit yang cukup hebat. Akibatnya kita berhenti dulu sejenak dan memutuskan untuk menempatkan teh sarah dibangku depan.
PELAKSANAAN
Okeh singkat cerita kita tiba sudah di Pangalengan. Kita nyampe sekitar puku 1 malam dan langsung menuju rumah salah satu warga yang telah ditunjuk untuk ditempati oleh TMA. Sip kita sampai di dalam rumah dan kita pun disambut oleh makan tengah malam dan teh tawar panas, mantaaaaap! Setelah ngobrol sebentar kita beranjak ke tempat peristirahatan sementara untuk merilekskan muscle dan merefresh mind kita sebagai TMA yang besok akan turun proyek dengan penuh suka cita.        
Dan ternyata adzan subuh pun berkumandang dan kita TMA segera beranjak bangun untuk solat subuh berjamaah! Yukkkks mari ! -___-‘.
Tepat jam 8 a.m. setelah sarapan dan mandi tentunya kita langsung pergi ke TKP dan langsung berhadapan dengan warga sekitar untuk ber-Baksos ria. Kegiatan baksos yang pertama adalah penyuluhan diikuti dengan BP.
Break dzuhur dan tentunya MMMAAAAAAKKKKKAAAANNNN !  (EUUUUKKàbunyi sendawa) karena semua anggota TMA makan dengan lahapnya. Laper ma-BROOOOh!
Okeh setelah baksos sukses dilaksanakan (dan tentunya ada beberapa kendala di TKP à maklum layaaa, manusia gitu, kalo yang mau sempurna mah di surga aja gihh ) kita pun beranjak ke sesi poto-poto (*padahal mah selama penyuluhan + BP juga udah kena seribu jepretan, tapi tetep sesi ini kurang afdol jika dilewatkan bgitu saja!!hee...)
Okeh sesi poto beres, ini dia hasilnya, taraaaaap ! eng ing eng ! tetotetoetttttttttt ! gubrak !






KEPULANGAN
Kita pun pulang dari Pangalengan sekitar pukul 4 sore, setelah makan lagi ya tentunya (heee, ketauan deh kalo ikutan proyek demi ngirit uang bulanan, tapi eittsss tunggu dulu niatan TMA yang sesungguhnya adalah IBADAH !)
Tapitapitapitapitapi, di tengah perjalanan kita berbelanja makanan atau camilan khas Pangalengan (TMA goes to shopping, wazeeek!), perjalanan pun kembali panjang disertai mendungnya awan dan berliku hebatnya jalan, dan ternyata,”weeeeukkkk” saya muntah (pinpro muntah pinpro muntah pinpro muntah pinpro muntah pinpro muntah!) dan saya muntah tepat di tempat teh Sarah muntah pada saat perjalanan berangkat (bang Moza says,”ihhhkkk pinpro kena kutukan tempat duduk Sarahhhhhhh!”) hahaaaa, mungkin berkaitan mungkin enggak siiiiiyyyy.
Yup kita mulai masuk Kota Bandung dan ternyata di sana MACETTTTTT argghhhh (emosi nich!!!).
Aduh aduh ada panggilan alam nich, pokoknya kita nyampe kosan sekitar jam 7.39 p.m. dengan selamat dan tanpa kekurangan apapun, terkecuali kakakakkakakakakka co ass yang harus menetap di angkot lebih lama dari kita TMA mahasiswa.

SALAM TMA, SALAM KEBANGKITAN TMA, SALAM TMA TMA
TMA TMA, muachmuachmuachhhh!

NB : singkat cerita desa ini merupakan sasaran kristenisasi para misionaris lho...

Friday, March 2, 2012

Mechanical Charity ITB 2012 (M-Clinic)


Bismillahirrahmanirrahim.
Yak, proyek Mecha ITB ini merupakan proyek pertama untuk TMA di tahun 2012. Berawal dari kontak pertama kali salah satu mahasiswa HMM ITB bernama Patria yang menawarkan kerjasama dari FK Unpad untuk moment charity mereka. Awalnya yang ditawarkan dari TMA adalah balai pengobatan gratis, tenda tensi, penyuluhan atau khitan, namun akhirnya yang dipilih adalah tenda tensi dan penyuluhan tentang hipertensi dan diabetes mellitus.

Proyek pertama TMA ini diikuti oleh anggota TMA yang subhanallah sangat antusias terhadap proyek ini, sehingga atas dasar sukarela dan semangat belajarnya mereka mau mengikuti proyek yang sifatnya belum wajib untuk mereka (kelompok sirkulas belum terbentuk-red). Akhirnya dari perkiraan 10 orang yang ikut, TMA dapat mengirimkan 14 orang untuk mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan berlangsung dari pagi (pukul 8). Pukul 6 teng kita sudah berkumpul di Student Center FK Unpad untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan dan menunggu jemputan dari pihak mecha ITB. Namun karena satu dan lain hal TMA baru meluncur ke ITB pukul 7 kurang dan Alhamdulillah jalanan di kota Bandung hari minggu itu berjodoh dengan kita yang dikejar waktu, hingga akkhirnya kami tiba di ITB pukul 8 (lebih sedikit).

Berawal dari briefing acara, briefing presentasi slide (a bunch of thanks for kang Sanditia Gumilang a.k.a kang bebs buat slide yang super menarik), persiapan alat dan perkenalan dengan pihak PMC yang ternyata juga melakukan tenda tensi di tempat yang sama, akhirnya kami dapat memulai kegiatan tenda tensi mecha ITB ini. Tenda Tensi di sini maksudnya adalah kegiatan pemeriksaan tanda-tanda vital dan juga pemeriksaan gula darah gratis untuk masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar masyarakat sekitar dapat lebih mawas diri terhadap kejadian penyakit hipertensi dan diabetes mellitus.

Alhamdulillah, acara tenda tensi dibantu oleh panitia mecha ITB dapat berjalan dengan lancar. Meskipun akhirnya acara penyuluhan tidak jadi diadakan karena massa nya yang tidak dapat berkumpul di satu waktu (deskrpsi keadaan saat itu : orang yang ingin diperiksa datang dan pergi satu-satu, dua-dua, tiga-tiga, jarang ada yang bergerombol dan diam di tempat dalam waktu yang lama-red), namun akhirnya di acara M-Clinic Mecha ITB ini TMA dapat memeriksa sekitar 130 orang dari target 200 orang.

Acara selesai pukul 4 sore, atas kesepakatan bersama antara panitia dan TMA (awalnya diperkirakan hingga pukul 5 sore-red) dengan pertimbangan orang yang ingin diperiksa di acara tersebut sudah sedikit dan juga para agen TMA ini harus mengejar DAMRI ke Jatinangor tercinta untuk pulang dan melanjutkan kehidupannya kembali disana :)




Bakti Sosial Berkerjasama dengan Kampus Peduli (K-Ped)

Proyek kali ini bisa jadi berbeda dari biasanya, mengapa? Karena kali ini TMA berkerjasama untuk kedua kalinya dengan Kampus Peduli (K-Ped) sebagai tenaga sukarela atau volunteer untuk proyek bakti sosial yang terbilang cukup besar dan spesial.

             Bakti sosial ini dilaksanakan di desa Parang Gombong, Jatiluhur, Purwakarta, selama 3 hari. Tempat tujuan baksos adalah desa yang cukup terisolir dan jauh dari akses kesehatan, baik dokter maupun puskesmas. Untuk mencapai tempat tujuan, kami harus melakukan perjalanan kurang lebih 2 jam dengan menggunakan kendaraan umum dilanjutkan dengan menaiki perahu dari dermaga Jatiluhur dengan waktu tempuh sekitar 50 menit untuk mencapai tempat peristirahatan malam pertama.
Setelah beristirahat di malam hari, tibalah kami di hari utama, yaitu hari sabtu. Pada hari sabtu inilah diadakan berbagai rangkaian bakti sosial. Bakti sosial kali ini mencakup berbagai bidang, baik bidang pendidikan, kemasyarakatan hingga kesehatan. Untuknya, tenaga sukarela yang turun tidaklah sedikit. Terhitung ada sekitar 70 tenaga sukarela yang ikut turun dari pihak K-Ped dan TMA.
Pada pelaksanaannya, TMA ikut berperan dalam bidang kesehatan dengan melaksanakan balai pengobatan kepada seluruh masyarakat desa Parang Gombong dan melakukan berbagai penyuluhan kesehatan kepada siswa-siswi tingkat SD, SMP hingga SMA.
Dikarenakan letak dan posisi balai pengobatan dan penyuluhan terbilang sangat jauh dan berlangsung secara paralel. Kami membagi TMA terbagi menjadi 2 tim, tim pendahulu balai pengobatan dan tim penyuluhan.
Untuk balai pengobatan (BP), dari tempat penginapan pertama kami kembali berlayar dengan menaiki perahu kembali dan setelah menepi dibutuhkan pendakian sekitar 15 menit menuju tempat pemberhentian akhir.




Balai pengobatan berjalan dengan lancar dan baik tanpa kendala yang berarti. Estimasi pasien pada BP mencapai 200 orang, dan dibagi menjadi 2 shift. Shift pertama berlangsung dari jam 9-12 siang dan shift kedua berlansung dari jam 2-5 sore. BP melibatkan 1 orang dokter, 5 orang koas tingkat akhir dan 8 orang mahasiswa.
(Tim Proyek BP TMA Parang Gombong, Purwakarta)

Untuk penyuluhan pun tidak jauh berbeda, letak dan posisi yang cukup jauh mengharuskan dilakukan perjalanan kembali dengan medan yang cukup terjal dengan menaiki kendaraan khusus.


(Tim Proyek penyuluhan bersama K-Ped)

Secara keseluruhan, penyuluhan berlangsung dengan baik dan mendapat antusias yang sangat luar biasa dari peserta. Metode penyuluhan yang diberikan bervariasi, mulai dari penyampaian melalui slide, nonton video, melalui musik dan lagu, hingga pemberian doorprize. Penyuluhan mencakup tentang kebersihan dan kesehatan, baik tentang gosok gigi, cuci tangan untuk anak SD dan mengenai seks bebas, obat-obatan terlarang dan p3k untuk siswa-siswi SMP dan SMA.

(Prosesi pemberian doorprize kepada salah satu siswi SD Parang Gombong)

Rangkaian acara bakti sosial terus berjalan hingga keesokan harinya. Di hari minggu, TMA kembali beraksi untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh masyarakat desa Parang Gombong mengenai kebersihan dan kesehatana yang terangkum dalam materi PHBS (Pola Hdup Bersih dan Sehat). Penyuluhan berjalan dengan baik dan sangat meriah di pagi hari dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan bakti sosial secara terpusat hingga ditutup pada siang hari pukul 2 siang.
Dengan ditutupnya kegiatan bakti sosial, berakhir pula rangkaian kegiatan TMA di proyek kali ini. Untuk pulang, kami kembali berlayar dan menempuh perjalan ke tempat masing-masing. Meskipun lelah, proyek kali ini sangat memberikan pengalaman yang berarti. Semoga bakti sosial ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Dan secara khusus, kami ingin mengucapkan terimakasih kepada K-Ped yang telah memberi kepercayaan kepada TMA untuk ikut berkerjasama. Semoga kerjasama dan silaturahmi kita bisa terus terjalin. Dan yang lebih penting adalah mari kita terus berkerja untuk Indonesia. 


(Pemberian Piagam dari K-Ped untuk TMA)