Wednesday, March 21, 2012

Balai Pengobatan Alumni Elektro ITB Tahun 1999

PREFACE
Latar belakang client kita adalah anak elektro ITB yang konon katanya angkatan 99 yang setelah lulus membuat suatu perusahaan yang dikelola oleh angkatannya. Ranah bidang kinerjanya ada tiga yang aku inget, nyaeta: beasiswa, santunan dan pengabdian untuk kesehatan masyarakat (punten kalo salah minta koreksi nyak!!!). so, dalam hal ini, kita masuk kepada salah satu bidang kelolaannya berupa pengabdian untuk kesehatan masyarakat.
 
Pendahuluan
Sesuai dengan prosedur yang tersedia di blog, jika ingin menggunakan jasa TMA maka kita harus melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan client di tempat yang telah disetujui oleh kedua pihak. Tempat pertemuan kali ini adalah di Pizza Hut Dago Plaza. Kemudian dilanjutkan dengan perbincangan hangat dan kenyang karena ditemani dengan sajian pizza ukuran besar dan minuman coffee chocolate yang hangat. Singkat cerita, tokoh dari lembaga ikatan alumni elektro  tersebut adalah pa Ilham, Ir. Beliau sempat bertanya tentang apa itu TMA? Siapa saja yang bertugas didalamnya? Kemampuannya apa saja? Patut dimaklumi bahwasanya TMA masih belum go internasional oleh karena itu diperlukan sosialisasi lebih untuk hal ini. Setelah sayamenceritakan bahwa ranah kerja TMA itu adalah penyuluhan, balai pengobatan, bantuan medis dan khitan, maka pa Ilham, ir. Meminta kami untuk mengadakan balai pengobatan dan penyuluhan tentang pola hidup bersih sehat untuk warga masyarakat di sekitar asrama bumi ganesha Bandung. Namun setelah pertemuan hari itu, pa Ilham,ir. Melimpahkan kewenangan tertinggi kepada saudara Yoga yang notabenenya anak elektro ITB angkatan 2010 yang tinggal diasrama tersebut dengan sejawat-sejawatnya. Kemudian untuk selanjutnya pinpro dan yoga melakukan komunikasi jarak panjang dengan SMS (short message service) yang disediakan oleh salah satu provider kartu pulsa prabayar... (ga disebutin soalnya kita ga dibayar hehehe)
Setelah itu, kita berlanjut ke tahap berikutnya berupa membuat surat MOU (master of undestanding) yang berisikan pihak pertama dan pihak kedua, jenis permintaan client, tempat pelaksanaan acara, target pasien, jumlah dokter yang diinginkan dan persetujuan pembayaran yang dilanjutkan dengan tanda tangan bermaterai hitam diatas putih yang menunjukan bahwa TMA itu PROFESIONAL. Selanjutnya adalah penjelasan mengenai alur penerimaan pasien untuk balai pengobatan dan pembagian komposisi panitia baik itu dari pihak client dan pihak TMA.


Pelaksanaan
Kita melakukan pemberangkatan dengan 2 kendaraan yaitu yang dikendarai oleh Indri Nurul Hayyi 2010 dan abah andi yaitu driver klinik asyifaa’ mariuk yang telah teruji kehandalannya dalam berkendara dan ramah lingkungan. Kita melakukan perjanjian untuk kumpul di gedung A6 FK jam 6.30 WIB. Namun sayang sangat disayang karena di klinik ada pasien 5 orang. Sesuai dengan sumpah dokter bahwasanya pasien harus diutamakan maka hal itu tidak bisa kami abaikan jadi kita tangani pasien terlebih dahulu. Kemudian pemberangkatan dokter dari klinik terjadi pada saat hujan rintik rintik pukul 7.00 WIB. Dan langsung menuju sasaran gedung A6 FK UNPAD yang disana telah menunggu saudara tri karyadi dkk yang telah siap di mobil dengan pembendaharaan berupa obat-obatan yang telah disiapkan oleh saudari dini Q 2010. And this is it!! Let’s go yaman!!!
Kita melakukan pemberangkatan dari jatinangor pukul 7:30 WIB. Namun ada permasalahan yaitu karena dijalan macet sangat maka kami terhambat di gerbang tol pasteur untungnya ada saudara sayyid Hakam dan Suwanda yang telah tiba di TKP terlebih dahulu. Jadi, aku mengamanahkan kepada kedua sejawat tersebut untuk mengambil alih dalam tata ruang tempat pelaksanaan dan menyiapkan untuk materi penyuluhan. Namun, manusia emang gudangnya khilaf!! Kita baru bisa mulai balai pengobatan pada pukul 9.15 WIB setelah diawali dengan pembagian tugas dan kesepakan untuk pertukaran tempat dengan waktu yang telah disepakati.




And let’s Rock!!!!! Berikut merupakan pembagian tugasnya: karena malam harinya saya baru menonton pertandingan sepak bola dengan pola penyerangan maka kami menggunakan fomasi 4-4-3 yaitu 4 orang di vital sign, 4 orang di pemeriksaan dengan dokter dan 3 orang di depo obat. Dimulailah balai pengobatan dengan tilawah al-Qur’an yang artinya: sebaik-baiknya umat adalah manusia yang berguna bagi umatnya. Semoga dengan diawal dengan tilawah, balai pengobatan ini diberikan kelancaran dan tidak diberikan hambatan yang signifikan (lho kok kaya PEMILU UNPAD aja ya??? Ga ngerti lagi!!!)


Setelah diawali dengan tilawah, selanjutnya dilakukan dengan penyuluhan tentang hipertensi gara-gara slide PHBSnya lupa aku bawa. Tapi alhamdulilah penyuluhan selesai. Kemudian pasien pertamapun dipanggil oleh panitia ITB. Oia, dokter yang bertugas pada hari itu adalah geri,dr. (FKUNPAD 2002), Fani,dr. (FK UNJANI), Rizki, dr. (FK UNISBA) dan dokter muda, Ditia,dr. dan rengrengan.
Dari estimasi pasien yang 150 ternyata, pasien yang datang berobat hanya 119 pasien dari masyarakat sekitar yang datang.
Prevalensi kejadian penyakit yang telah dikatergorikan berdasarkan kriteria include dan exclude maka hipertensi merupakan penyakit terbanyak di daerah cisitu lama tersebut. Faktor predisposisinya bisa berupa pola hidup yang kurang baik dan asupan garam yang melebihi kadar normal. Selain itu, kami juga mendapatkan pasien yang memiliki benjolan pada bagian perut kanan atas yang harus diberikan tindakan lebih lanjut dan diluar kemampuan kami dan peralatan yang terbatas kami berikan surat rujukan TMA yang ditujukan kepada instansi kesehatan daerah yang berwenang. Tapi after all, mission complete!!!

Penutup
Telah usai balai pengobatan kita tutup dengan prosesi maem maem dengan nasi kotak dan burjo atau borju (bubur kacang ijo) itulah sebutan untuk makanan ini oleh mahasiswa ITB. Oia, sebelum makan kita sholat dzuhur terlebih dahulu karena sholat adalah tiangnya agama, ga lucukan kalo makan adalah tiangnya agama!! (--__--“). Setelah makan, kita lanjutan dengan evaluasi kegiatan yang diberikan oleh kedua belah pihak. Semoga untuk proyek-proyek selanjutnya kita bisa lebih profesional dan lebih lebih lebih dunya akherat. Wish, TMA berjaya di dunia dan akhirat dan bisa jadi tim medis terbaik.

0 comments:

Post a Comment