PERSIAPAN
11 Februari 2012, TMA bekerja
sama dengan K-ped dan beberapa mahasiswa UIN SGD yang sedang KKN di Pangalengan
untuk mengadakan bakti sosial ditempat KKN mereka. Acara bakti sosial yang kita
laksanakan meliputi balai pengobatan (BP) dan penyuluhan tentang pola hidup
bersih sehat (PHBS) serta sadar dini TBC.
Awalnya pihak K-ped menghubungi
TMA sekitar 1 minggu sebelum kegiatan berlangsung. Dan selama itu pula pihak
TMA dan K-ped selalu menjalin komunikasi yang harmonis demi berjalan baiknya
acara baksos Pangalengan kelak. Saya sendiri selaku pinpro + Humas TMA proyek
ini selalu berkomunikasi dengan Kang Ma’mun (ketua umum K-ped) untuk
mendiskusikan flow acara baksos kelak. Dan didapat kesimpulan, bahwasannya TMA
hanya berlaku sebagai Tim Kesehatan atau Tim pelaksana yang nantinya akan
berperan secara langsung untuk BP dan penyuluhan kepada warga Pangalengan.
Tidak seperti proyek TMA pada
umumnya, pada kesempatan kali ini TMA tidak perlu menyiapkan logistik proyek,
karena semuanya telah disiapkan oleh pihak K-ped. Kontan saja hal ini membuat
lega Zufron (ketum Logistik TMA, fk09), kata beliau,”syukurlah kalau logistiknya
sudah tersedia, soalnya ini lagi banyak kerjaan yang lainnya”.
Setelah urusan dengan pihak K-ped
tuntas, saya menginstruksikan pihak Humas TMA untuk segera menentukan kelompok
TMA mana yang dimandatkan untuk turun proyek ini. Dan setelah terpilih
kelompoknya, sayapun langsung memimpin briefing perdana proyek ini, dan
alhamdulilah kita mendapatkan susunan kelompok yang ideal (seperti yang
tersebut di atas).
KEBERANGKATAN
TMA berangkat jumat malem, karena
kegiatan baksosnya akan dilaksanakan pada pagi harinya. Personil TMA pun
berkumpul di Sekre sejak pukul 6 p.m. karena untuk membiasakan sikap disiplin
yang diterapkan oleh batang tubuh TMA. Setelah kita solat Isya dan Magrib serta
briefing asyik, kita pun berangkat menuju Pangalengan dengan angkot gembira.
Angkot ini ada sedikit keterlambatan dikarenakan Sang angkot harus menjemput
kakak co ass di RSHS terlebih dahulu.
OkyehhhhH perjalananpun dimulai
dengan canda tawa, dan perasaan gegap gempita bahagia karena kita TMA akan
segera mengaplikasikan ilmu yang didapat selama menjadi anggota TMA.
Ditengah perjalanan panjang yang
gelap gulita dan berkelok-kelok hebat tak tentu arah. Salah satu kakak kita
tercinta “Teh Sarah” mengalami vomit yang cukup hebat. Akibatnya kita berhenti
dulu sejenak dan memutuskan untuk menempatkan teh sarah dibangku depan.
PELAKSANAAN
Okeh singkat cerita kita tiba
sudah di Pangalengan. Kita nyampe sekitar puku 1 malam dan langsung menuju
rumah salah satu warga yang telah ditunjuk untuk ditempati oleh TMA. Sip kita
sampai di dalam rumah dan kita pun disambut oleh makan tengah malam dan teh
tawar panas, mantaaaaap! Setelah ngobrol sebentar kita beranjak ke tempat
peristirahatan sementara untuk merilekskan muscle dan merefresh mind kita
sebagai TMA yang besok akan turun proyek dengan penuh suka cita.
Dan ternyata adzan subuh pun
berkumandang dan kita TMA segera beranjak bangun untuk solat subuh berjamaah!
Yukkkks mari ! -___-‘.
Tepat jam 8 a.m. setelah sarapan
dan mandi tentunya kita langsung pergi ke TKP dan langsung berhadapan dengan
warga sekitar untuk ber-Baksos ria. Kegiatan baksos yang pertama adalah
penyuluhan diikuti dengan BP.
Break dzuhur dan tentunya
MMMAAAAAAKKKKKAAAANNNN ! (EUUUUKKàbunyi sendawa) karena
semua anggota TMA makan dengan lahapnya. Laper ma-BROOOOh!
Okeh setelah baksos sukses
dilaksanakan (dan tentunya ada beberapa kendala di TKP à maklum layaaa, manusia gitu,
kalo yang mau sempurna mah di surga aja gihh ) kita pun beranjak ke sesi
poto-poto (*padahal mah selama penyuluhan + BP juga udah kena seribu jepretan,
tapi tetep sesi ini kurang afdol jika dilewatkan bgitu saja!!hee...)
Okeh sesi poto beres, ini dia
hasilnya, taraaaaap ! eng ing eng ! tetotetoetttttttttt ! gubrak !
KEPULANGAN
Kita pun pulang dari Pangalengan
sekitar pukul 4 sore, setelah makan lagi ya tentunya (heee, ketauan deh kalo
ikutan proyek demi ngirit uang bulanan, tapi eittsss tunggu dulu niatan TMA
yang sesungguhnya adalah IBADAH !)
Tapitapitapitapitapi, di tengah
perjalanan kita berbelanja makanan atau camilan khas Pangalengan (TMA goes to
shopping, wazeeek!), perjalanan pun kembali panjang disertai mendungnya awan
dan berliku hebatnya jalan, dan ternyata,”weeeeukkkk” saya muntah (pinpro
muntah pinpro muntah pinpro muntah pinpro muntah pinpro muntah!) dan saya muntah
tepat di tempat teh Sarah muntah pada saat perjalanan berangkat (bang Moza
says,”ihhhkkk pinpro kena kutukan tempat duduk Sarahhhhhhh!”) hahaaaa, mungkin
berkaitan mungkin enggak siiiiiyyyy.
Yup kita mulai masuk Kota Bandung
dan ternyata di sana MACETTTTTT argghhhh (emosi nich!!!).
Aduh aduh ada panggilan alam
nich, pokoknya kita nyampe kosan sekitar jam 7.39 p.m. dengan selamat dan tanpa
kekurangan apapun, terkecuali kakakakkakakakakka co ass yang harus menetap di
angkot lebih lama dari kita TMA mahasiswa.
SALAM TMA, SALAM KEBANGKITAN TMA,
SALAM TMA TMA
TMA TMA, muachmuachmuachhhh!
TMA TMA, muachmuachmuachhhh!
NB : singkat cerita desa ini
merupakan sasaran kristenisasi para misionaris lho...



0 comments:
Post a Comment